"Kyrran…"Andrea bangun cepat-cepat, tangannya lincah merapikan rambutnya kemudian mengarahkan layar ponsel ke wajahnya sebelum menerima panggilan video dari Kyrran.Di layar, cowok itu tampak sibuk mondar-mandir di kamarnya. Kyrran kemudian terlihat merapikan pakaian dan barang pribadinya ke dalam koper yang terbuka di atas ranjangnya."Sudah sampai ya?" tanya Kyrran sambil melipat sebuah jaket."Iya," jawab Andrea, kemudian lanjut bertanya. "Kamu kapan ke Alveroz Estate?""Nanti sore," sahut Kyrran.Setelah itu percakapan mereka mengalir begitu saja. Mereka membicarakan perjalanan, kegiatan liburan, buku yang sedang dibaca, hingga hal-hal sepele yang sebenarnya tidak penting. Namun, tak satu pun dari mereka yang merasa bosan.Baru ketika Kakek Dedrick memanggil untuk makan bersama, Andrea mengakhiri panggilan video tersebut.Hari-hari berikutnya berjalan seperti biasa. Meski terpisah jauh, chat, telepon dan pa
Read more