Setelah menemani Shu Yi mengantar secangkir teh, pangeran Qin pamit menghadiri sidang istana. Kaisar meminta laporan terkait serangan suku Xiongnu. Saat sampai di Balairung Agung, semua pejabat penting negeri Jin sudah menunggu, termasuk putra mahkota. Saking jijiknya melihat muka munafik Tang Li, pangeran Qin memilih berdiri di sisi pangeran Duan.Tak lama berselang, pengumuman terdengar. "Yang mulia Kaisar di sini!"Serempak semua sujud di hadapan penguasa. "Hidup kaisar sepuluh ribu tahun (wansui, wansui, wanwansui).""Bangunlah."Di atas singgasana, kaisar memakai jubah kebesaran berwarna kuning megah dengan pola naga cakar lima. Di belakangnya, kasim Pei berdiri dengan sikap sempurna. "Zhen mengucapkan selamat kepada pangeran Qin sudah berhasil menumpas pemberontakan Xiongnu. Dengan adanya orang hebat sepertimu, negeri Jin kita akan makmur hingga ribuan tahun ke depan.""Terima kasih atas kebai
Read more