Sinar matahari pagi menembus tirai tipis vila, memunculkan semburat emas yang hangat di dinding kamar. Amelia membuka mata perlahan, merasakan pelukan William yang masih melingkar di pinggangnya. Dari luar, suara burung tropis terdengar samar, seolah membangunkan mereka untuk petualangan baru.“Good morning, My Wife.” William membisik lembut di belakangnya sambil mengecup pelan bahu istrinya.Amelia tersenyum tipis. “Morning, My Love, kita jadi ke Pacoche hari ini, kan?”“Tentu, Sayang,” jawab William sambil mengusap rambut istrinya yang terurai. “Aku sudah minta staf vila menyiapkan sarapan ringan. Setelah itu kita langsung berangkat.”Mereka pun bangkit perlahan, mandi cepat, lalu menuju area makan vila. Meja kayu tropis telah tersaji dengan buah segar, roti panggang, omelet lembut, dan kopi panas khas Ekuador.“Ini kayak sarapan di taman surga,” ucap Amelia terkekeh sambil memotong buah mangga yang manis.William mengangguk sambil menatap istrinya penuh kasih. “Yang bikin sempurna
Read more