"Benarkah? Kurasa itu karena aku banyak makan camilan dan minum susu," jawab Rafael dengan bangga. "Terutama muffin blueberry, donat, dan susu cokelat!"Evalia terkekeh. "Jangan lupakan pai labu," tambahnya.Marni tertawa hangat. Matanya sedikit berkaca-kaca saat ia mengusap rambut Rafael. "Masih tetap si kecil rakus yang sama, ya.""Aku bukan kecil," protes Rafael dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah empat tahun...""Kalau begitu," kata Marni sambil berpura-pura berpikir keras, "umur empat tahun pantas mendapatkan tambahan satu muffin blueberry."Rafael membelalak, lalu menoleh kepada Evalia. "Mami, Nenek mengerti aku."Evalia hanya tersenyum lembut melihat mereka. Hatinya dipenuhi
Leer más