Denting lift yang berdenting halus di lantai teratas gedung itu terdengar seperti dentang lonceng kematian di telinga Elliete.Pintu baja mengkilap itu bergeser terbuka tanpa suara, menyingkap koridor sunyi dengan pencahayaan remang yang elegan—sebuah teritori yang tidak tersentuh hiruk-pikuk kantor di bawahnya.Ini adalah wilayah kekuasaan Killian, tempat di mana aturan moral seringkali tunduk pada kehendak satu orang.Elliete melangkah keluar dengan tungkai yang terasa seringkih jeli. Tangannya refleks menyentuh simpul syal sutra di lehernya, memastikan kain itu masih setia menyembunyikan aib yang ia bawa. Setiap langkahnya di atas karpet tebal itu terasa seperti perjalanan menuju tiang gantungan.Di depan pintu mahogani yang menjulang, ia berhenti. Menarik napas panjang yang terasa mencekik sebelum mengetuk pelan. Tok... tok...“Masuk.”Suara bariton itu rendah, dingin, dan memiliki frekuensi yang sanggup menggetarkan rusuk Elliete. Ia mematung sejenak, menggigit bibir bawahnya k
最後更新 : 2026-05-10 閱讀更多