Untuk beberapa saat, Fiora hanya berdiri diam. Angin pagi kembali berembus pelan, membuat ujung rambut merahnya menari lembut. Tangannya perlahan meremas kain hoodie hitam yang masih terasa hangat itu, sehangat pemiliknya yang justru selalu terlihat begitu dingin. Perlahan, Fiora pun mengangkat pandangannya. Di kejauhan, Vael sudah berjalan beberapa meter meninggalkannya, dengan punggung yang... tampak kesepian. Entah kenapa, pemandangan itu membuat dada Fiora kembali terasa aneh. Vael itu selalu seperti ini. Datang ketika ada masalah, memperbaikinya, memastikan semua orang aman, lalu pergi seolah semua itu bukan sesuatu yang berarti. "...Aneh," guman Fiora pelan. Lalu ia menundukkan pandangannya ke hoodie di tangannya. Sudah berapa kali pria itu diam-diam melindunginya seperti ini? Tanpa meminta ucapan terima kasih atau mengharapkan apa pun, juga tanpa pernah menjelaskan alasannya. Sebuah senyum kecil perlahan muncul di bibir Fiora. Namun di saat yang sama, uju
続きを読む