“Ibu, kami minta restu Ibu,” kata Rian sambil berlutut, diikuti oleh keempat istrinya yang melakukan hal yang sama. “Rian tahu ini tidak biasa. Tapi Rian sudah dewasa, dan pilihan ini sudah Rian pikirkan matang-matang. Mereka semua baik, Bu. Mereka mencintai Rian dan saling menyayangi seperti saudara,” imbuh Rian.Sumarni terdiam beberapa saat. Kemudian air matanya jatuh, tetapi bukan karena kesedihan. Dia menatap satu per satu para menantunya yang cantik-cantik di hadapannya.“Bangun, Nak. Bangun kalian semua,” ucap Sumarni dengan suara bergetar, “Ibu ... ibu hanya ingin kamu bahagia, Rian. Dan melihat kalian semua datang bersama, dengan wajah yang teduh ... Ibu yakin, ini jalan yang Tuhan berikan untuk kalian,” sambungnya.Ria, kakak ipar Rian, ikut menangis haru di samping ibu mertuanya.“Rian ... gak nyangka kamu bisa jadi begini. Andai. Bapak masih ada, beliau asti senang liat kamu sukses,” kata Ria tulus.“Kak, Rian ada sesuatu yang ingin Rian beri untuk Kakak,”cakap Rian.Rian
Read more