“Kamu sadar nggak sih barusan ngomong apa?”Wajah Melly langsung penuh tanda tanya besar.Shelly sudah pulang, memangnya dia perlu sembunyi?Dia datang terang-terangan buat lihat cucunya!“Kalau lain kali masih mau lihat dia, mending dengarin aku.” Jeffry tidak banyak bicara. Dia menunjuk ke arah kamar mandi. “Nanti begitu dia naik ke atas, kamu cepat pergi.”Sejak dulu, orang biasa dengar selingkuhan takut ketemu istri sah.Belum pernah ada cerita nenek mau lihat cucu, tapi malah harus sembunyi dari calon menantu perempuan!Lagi pula, calon menantu itu bisa masuk ke rumah ini atau tidak, juga masih tanda tanya!Dada Melly sesak menahan emosi. Dia melotot. “Aku nggak mau pergi ….”Di luar pintu, Shelly menutup pintu mobil lalu berkata pada Maxwell, “Terima kasih. Hati-hati di jalan pulang.”“Sudah seharusnya. Kalau ada apa-apa soal Keluarga Gunawan, segera telepon aku.”Shelly mengangguk. Dia berdiri sejenak, memandangi mobil Maxwell yang perlahan menjauh, lalu berbalik melangkah ke da
Ler mais