Jeffry mengambil segelas minuman keras lagi, lalu menengadah dan menenggaknya sampai tandas."Sudah, jangan minum lagi. Kita nggak usah bahas Shelly, kita bicarakan hal lain saja," tegur Herman. Melihat reaksi itu, Herman langsung sadar kalau pertanyaannya baru saja mengorek luka lama Jeffry. Herman mematikan kompor, menuang sup pereda mabuk ke dalam mangkuk, lalu membawanya ke luar."Omong-omong, Grup Dominion sekarang lagi nggak sibuk?" tanya Herman.Jeffry menjawab datar, "Sibuk. Setelah dia pergi, pekerjaanku menumpuk sampai nggak ada habisnya."Herman terdiam kaku."Lalu, aku dengar Joycelin datang ke Kota Sentara? Kapan-kapan kita ....""Joycelin mengajak Shelly ketemuan, tapi Shelly nggak mau bawa Jery untuk menemuinya," potong Jeffry dingin.Herman membasahi bibirnya yang kering. Benar-benar kehabisan bahan obrolan, dia akhirnya mengalihkan topik ke arah Saryna."Omong-omong, belakangan ini hubunganku sama Saryna terasa agak aneh. Menurutmu, perasaan itu sebenarnya apa, sih? Ka
Read more