Lampu ruang tamu yang menyala terang memperlihatkan tas-tas berbagai ukuran berserakan di atas meja kopi, semuanya merupakan perlengkapan bepergian milik Jery.Jeffry duduk di sofa, menatap barang-barang tersebut dengan raut wajah muram dan dingin.Ketika Bibi Sari menuruni tangga, tangannya masih memegang sebuah jaket kecil yang baru dibelikan Melly untuk Jery.Kak Ratih tidak berani mengeluarkan suara sepatah kata pun, hanya diam membereskan barang-barang yang berantakan itu.Bibi Sari berbicara dengan suara gemetar, "Tuan Muda, tolong jangan marah. Nyonya hanya terlalu menyayangi Tuan Muda Kecil. Begitu membawanya keluar, beliau mau beli ini dan itu, makanya waktunya jadi agak lama ...."Setelah Jeffry tahu bahwa Melly membawa Jery pergi diam-diam, dia sempat menelepon beberapa kali, tetapi Melly menolak semua panggilannya.Saat itu firasat Bibi Sari sudah buruk, dia tahu Jeffry pasti akan sangat marah begitu mereka tiba di rumah.Terlebih lagi barusan, Jeffry sengaja menahan Shelly
Read more