“Di mana aku sekarang kurasa itu bukan urusanmu, Figo.”“Kamu membawa anakku ke rumah laki-laki itu?”Sora mengerutkan keningnya mendengar suara Figo yang semakin dingin. Kemudian Sora mengalihkan tatapannya pada Shopie yang sedang melihat ikan bersama Arunika di halaman belakang rumah Samuel.“Benar,” jawab Sora tenang, menurutnya itu sesuatu yang tidak perlu dipermasalahkan. Jauh di dalam dadanya, Sora masih dikuasai amarah tapi dia berusaha menahan diri.“Shit!” umpat Figo. “Ternyata kamu semudah itu masuk ke rumah laki-laki lain, Sora. Tapi seharusnya kamu nggak membawa anakku.”Seketika itu juga Sora terkekeh-kekeh, seolah-olah dia baru saja mendengar sesuatu yang sangat lucu.Setelah tawanya mereda, Sora kembali bicara dengan suara dingin, “Shopie sudah menunggu lama di sekolah, gara-gara ayahnya lupa sama janjinya sendiri.”“Sora, aku–”“Dan kebetulan Samuel datang menjemput anaknya,” sela Sora, tak memberi kesempatan pada Figo untuk bicara. “Jadi Samuel membawa Shopie pulang b
Terakhir Diperbarui : 2026-05-08 Baca selengkapnya