Jika Figo mengira dia bisa melihat ekspresi terluka di wajah Sora akibat kata-kata tajamnya, dia salah besar.Kenyataannya, Sora hanya menanggapi ucapan Figo dengan tatapan datar dan gesture tubuh yang tenang.“Pak Figo,” ucap Sora sembari melipat kedua tangannya di dada. “Kalau menurut Anda dekorasi premium terlihat seperti pesta pernikahan di kampung, mungkin yang perlu dipertanyakan bukan kualitas desainnya.”Sora tersenyum tipis. Dan dengan cepat melanjutkan, “Tapi referensi visual Anda yang terlalu dangkal.”Seluruh anggota tim kembali menahan napas, wajah mereka menegang karena ucapan Sora barusan terlalu berani. Dan mereka yakin kata-kata itu bisa membuat bom di kepala Figo meledak.Figo mengetatkan rahangnya dan mengepalkan tangan, sorot matanya masih tertuju pada Sora dengan tatapan berbahaya. Jelas sekali kata-kata wanita itu berhasil menyulut emosinya.“Berani sekali Anda bicara seperti itu pada klien?” tukas Figo dengan mata menyipit.Sora membalasnya dengan tenang, “Beran
Last Updated : 2026-04-26 Read more