Ruang perawatan itu terasa hening. Hanya terdengar hembusan AC dan deru napas Shopie yang teratur.Sora duduk di kursi samping ranjang pasien, menggenggam tangan mungil Shopie dan menatap wajah polosnya yang masih terlelap.Ada luka jahitan yang ditutupi perban di keningnya, membuat dada Sora dirundung rasa sesak menatapnya.Jangankan luka robek yang harus mendapat enam jahitan, Shopie demam saja sudah membuat Sora panik setengah mati.Saat ini Shopie memang sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Dokter akan mengobservasi kondisi Shopie lebih lanjut, jadi dia harus dirawat selama satu malam.“Pulanglah,” ucap Sora dengan suara rendah, memecah keheningan di dalam ruangan itu.Figo yang sejak tadi duduk di sofa dan bergelut dengan perasaan bersalahnya, kini mendongak menatap punggung Sora.“Lebih baik kamu kembali pada duniamu,” lanjut Sora, “di sini bukan tempatmu.”Rahang Figo seketika berubah mengeras. “Kenapa kamu selalu mengusirku?”“Bukan aku yang mengusirmu. Tapi kamu sendiri yang
Terakhir Diperbarui : 2026-05-11 Baca selengkapnya