“Maaaa! Akhirnya Mama pulang juga!” Maya menyambut mama Rosa di teras ketika ia tengah menyapu.Mama Rosa menatapnya heran, dan memang itu sangat lebay. Tapi kabar baikknya, mama Rosa datang dengan satu orang wanita di belakangnya. Tak salah lagi, itu pasti pembantu baru yang diambil mama Rosa dari yayasan.“Ini Nanik. Dia akan bantu kamu di rumah, setidaknya sampai Julia pulang,” ucapnya.Wanita yang dibawa mama saat itu masih cukup muda. Tatapan mata Maya langsung tertuju pada wanita itu, ia pandangi dari ujung kepala sampai ujung kaki.“Kamu, gadis?” tanya Maya.“Janda, Nyonya.”“Ih!” Maya langsung sinis dan seperti takut karena merasa Nanik itu lebih muda darinya.“Mama, kenapa pilih yang masih muda, sih? kenapa tidak yang tua sedikit gitu?” bisik Maya pada mama Rosa.Mama Rosa langsung melotot dengtan ucapan mantu kesayangannya itu. “Maya. Sekarang mama mohon, kamu jangan macam-macam dulu, ya? Mama capek,” ujarnya, kemudian masuk dengan kepala pening dan menuju ke kamar. Maya me
Terakhir Diperbarui : 2026-05-14 Baca selengkapnya