Pagi itu Felix tidak mampir ka apartement. Ia harus segera ke kantor untuk melaksanakan rapat dengan para pemegang saham untuk bahas proyek Naratama.Sayangnya satu pemegang saham sudah mundur, dan Nando yang pasti akan masuk dengan begitu gagahnya karena saham yang ia miliki sudah bertambah semakin tinggi.Felix tidak gentar sama sekali. Ia hanya peduli dengan perusahaan yang dibangun ibu dan papanya, juga ada di dalamnya, bukan karena apapun. Bahkan jika tak bisa bertahan, Felix sudah persiapkan tempat baru untuk mereka nanti.“Nanti sore, aku ke sana, oke?” ucap Felix, agar Julia tak terlalu menunggunya."Ya, Sayang. Tak apa," jawab Julia dengan segala pengertian yang ia berikan.Marta sudah pergi daritadi karena ia harus datang sebelum Felix tiba, dan ia harus persiapkan semuanya agar Felix tinggal periksa dan tandatangani."Jika hari ini ingin main, tak apa. Tapi harus ada temannya." Felix memberi izin, dan langsung saja Julia tersenyum lebar."Tapi, dengan siapa? Kal Delia apa b
Last Updated : 2026-05-22 Read more