Setelah makan siang bersama dihiasi dengan perayaan ulang tahun sederhana, Arkan mengabulkan keinginan putra putrinya untuk ke toko mainan. Disana Abi dan Ditha memilih mainan sepuasnya. Setelah itu, Ditha yang kelelahan minta digendong oleh ayahnya. Ia pun tertidur di bahu Arkan. "Capek banget kayaknya." Adelina sampai terkikik. "Kamu ngantuk juga, sayang?" Tanya Aluna pada putranya. "Ngantuk, bu." Abi merentangkan tangannya minta digendong. Aluna pun menggendong putranya dan membiarkan Abi tidur di pelukannya. "Mau kemana lagi kita?" Hari ini Langit seperti obat nyamuk bakar. Ah, lebih tepatnya seperti pengawal. Sedangkan Adelina seperti dayang. "Langsung pulang aja. Kasihan anak-anak capek." Ucap Aluna. "Makasih ya, Adel. Kamu tadi udah beli kue buat anak-anak." "Sama-sama, mbak. Nanti fotonya aku kirim ke mas Arkan biar dia yang teruskan padamu." Arkan berdeham. "Mari kita pu
Read more