Satu bulan telah berlalu. Hutan bambu di belakang kompleks Klan Xiao telah menjadi saksi bisu dari setiap tetes keringat, setiap erangan tertahan, dan kemajuan kecil yang ia raih.Malam ini, ia duduk bersila di atas batu datar yang sama. Posturnya berbeda dari sebulan lalu. Punggungnya lebih tegak. Bahunya lebih lebar. Otot-otot di lengannya yang dulu lemah kini mulai mengeras kembali, menciptakan kontur yang tidak dimiliki oleh orang biasa. "Lapis Keenam," gumamnya sambil mengepalkan tinjunya. "Lebih baik dari kemarin."Ia mengalirkan Qi-nya melalui meridian. Dulu, aliran itu tersendat di puluhan titik. Sekarang, sebagian besar jalurnya sudah bersih. Qi emas dan ungu mengalir berdampingan, menciptakan harmoni yang dulu hanya bisa ia bayangkan. Tubuhnya pun kian terasa ringan dan penuh tenaga, tapi ia tahu betul bahwa ia belum kembali ke puncak kekuatannya."Sebagai perbandingan, levelku sekarang setara dengan diriku yang berusia delapan tahun," katanya pada diri sendi
Last Updated : 2026-05-22 Read more