Cukup lama Tamara menunggu Noah, sampai seorang gadis yang mungkin seusia dengannya datang menghampiri." Hay, Kak Tamara. " sapa gadis itu, yang tak lain adalah Evelyn.Evelyn mengulurkan tangannya, dia baru ingat belum memperkenalkan diri. " Aku Evelyn, adik iparmu yang cantik. " seru Evelyn penuh semangat.Gadis ceria yang tidak lebih tinggi dari Tamara, rambut hitam panjang dengan kulit putihnya begitu kontras. Dia bahkan tak segan duduk disamping Tamara." Kak, aku begitu penasaran denganmu. Bagaimana bisa kakak menaklukan hati kakakku? " tanya Evelyn secara terang-terangan.Sebagai orang yang kaku, Tamara bingung harus menjawab pertanyaan Evelyn. " Emh, ya begitulah. " jawab Tamara kikuk.Evelyn melipat bibirnya ke atas, kakak iparnya ini sama kakunya dengan kakaknya sendiri. " Ayolah, kalian ini seperti kulkas bertemu dengan kulkas. " Lagi, Tamara tak bisa menjawab itu. Dia hanya tersenyum tipis menanggapi setiap ucapan Evelyn. Lama memang, menunggu Noah kembali. Evelyn berce
Read More