Pria tinggi berwajah manis itu bangun dari duduknya, menarik pinggang gadisnya agar semakin menempel. " Ahh..." saat suara itu lolos begitu saja, buru-buru Tamara menutup mulutnya.Noah mencondongkan tubuhnya ke arah Tamara, sebelum dia berbicara. " Ada satu pakaian disini, jika kau pakai sekarang mungkin besok pakaian itu akan kusut. " Yap, dia sengaja mengatakan itu agar Tamara tidak memakai apapun malam ini. " Kalau begitu, aku pakai pakaian tadi. " seru Tamara, dia hendak berbalik.Akan tetapi, gerakannya terhenti saat Noah semakin memeluknya erat. " Hey, pakaian mu itu sudah kotor. " ucapnya, dia benar-benar membuat Tamara terjebak." Ayo, duduklah. Kau pasti belum makan bukan? " sambungnya yang menarik Tamara untuk duduk dan makan.Apakah mereka duduk masing-masing, oh tentu tidak. " Noah, aku bisa duduk sendiri. " ucap Tamara, bagaimana tidak. Dia duduk di atas pangkuan pria itu." Makanlah, dan jangan banyak berbicara. " Karena merasa lapar, seharian tidak sempat makan membu
Read More