Wanita itu tersenyum tipis, lalu melirik ke arah Siera.“Tetapi pada akhirnya hanya akan terlihat lebih mencurigakan.”Beberapa orang di sekitarnya mengangguk pelan, seolah itu adalah kesimpulan yang paling masuk akal.“Lagipula,” suara seorang pria menyusul, “kalau memang tidak ada apa-apa, rumor seperti itu tidak akan bertahan lama.”“Benar.”“Apalagi dengan Grand Duke Muda yang juga tidak pernah benar-benar membantah.”Bisikan itu mulai menyebar lebih bebas sekarang, tidak lagi sekadar percakapan kecil, tetapi seperti arus yang perlahan menguat di satu arah yang sama. Siera mulai menyadari satu hal sederhana, malam ini tidak ada yang berniat membelanya.Semua orang sudah lebih dulu mengambil kesimpulan dan itu tidak menguntungkannya.Erick berdiri tidak jauh darinya, masih dengan senyum yang sama sejak tadi. Ia tidak menyela, tidak menegur, tidak juga menghentikan percakapan yang semakin melebar itu. Seolah semua yang terjadi di sekitarnya memang berjalan sesuai keinginannya.“Aku
Read more