"Sayang, dengan kemampuanku sekarang, aku cuma bisa kasih kamu berlian satu karat ini.""Tapi, aku janji, di hari lamaran nanti, aku akan melamarmu dengan cincin berlian yang paling besar dan paling berkilau!""Dinda, selamanya aku cuma akan mencintaimu. Aku pasti akan membuatmu hidup bahagia sebagai istri orang kaya!"Saat ini, janji manis dan cincinnya … sudah kulepaskan.Aku memilih untuk pergi tanpa menoleh lagi ke belakang ….Aku menyeret koper yang berat, berjalan menyusuri jalanan pada jam empat pagi tanpa tujuan.Sejak SD, aku sudah tidak punya keluarga. Sekarang, setelah kehilangan satu-satunya orang yang kucintai, aku tidak tahu lagi ke mana harus pulang.Setelah berjalan cukup lama, tanpa sadar, aku tiba di depan sebuah hotel.Sepertinya, aku hanya bisa menginap di hotel.Baru saja hendak melangkah masuk, seseorang berjalan keluar dan memanggil namaku."Dinda!"Aku tersadar dari lamunanku dan mendapati orang itu ternyata musuh bebuyutan Ivan, Rama Hastanta.Sejak Ivan mulai
Leer más