Pemikiran Dongmei mengenai hukum yang adil tentu saja tidak selaras dengan apa yang terjadi kepada masyarakat di zaman itu, dimana hukum seringkali memihak orang-orang kaya, atau kaum bangsawan, dan seringkali orang-orang lingkungan istana terbebas dari hukuman karena kedekatannya dengan keluarga istana.Dongmei bergerak, berdiri lalu berjalan ke arah Zixin yang masih berlutut satu meter di depannya. “Hukum tidak membedakan siapa yang berbuat. Tidak peduli rakyat jelata, bangsawan atau keluarga istana, semua sama di mata hukum,” terangnya, tenang. “Semua orang berhak mendapatkan keadilan, bukan karena jabatan atau status kebangsawanan, semua orang berhak mendapatkan perlakuan sama tanpa ada perbedaan.” “Apa maksudmu berkata seperti itu?” sambar permaisuri, geram.Dongmei berbalik dengan gerakan anggun, tersenyum lembut dan berkata, “Aku belum selesai bicara, Permaisuri, mohon kesediaan Anda untuk bersabar,” tukasnya membuat permaisuri menggertakkan gigi dan mengatupkan mulut rapat. D
Terakhir Diperbarui : 2026-04-23 Baca selengkapnya