Bianca melihat tatapan Vivienne yang berkedip tak percaya langsung menghela nafas panjang. [Maaf Ma, Bianca—] Belum selesai Bianca dengan kata-katanya, ia melihat Vivienne terkekeh pelan, sangat mengerti situasinya. Ia menatap Bianca dengan tatapan hangat seorang ibu. [Sudah, sudah, Bianca sayang. Mama paham kok. Mama cuma mau tanya, bagaimana puding buatan kamu tadi sore, berhasil? Damian pasti suka, ya?] ucap Vivienne lembut, sengaja mengalihkan topik untuk menyelamatkan menantunya dari rasa malu. Mendengar itu, mata Bianca langsung berbinar lega. [Enak Ma.. Tadi Damian habis dua mangkok lho, Ma! Aku senang banget resep dari Mama berhasil!] ucap Bianca, suaranya mulai kembali ceria dan anggun. Ia menyandarkan kepalanya pelan di bahu Damian, berusaha terlihat lebih pantas. [Aku memang sengaja mau kasih kejutan kecil untuk enam bulan pernikahan kami, Ma. Terima kasih banyak ya resepnya, Ma…] [Syukurlah kalau kalian berhasil, Nak,] sahut Vivienne tulus. [Mama ikut senang me
続きを読む