“Damian... Kita mau ke mana lagi sih? Ini kenapa kita sampai pelabuhan? Katanya langsung pulang?” tanya Bianca bingung. Ia mengedarkan pandangan ke sekeliling luar jendela, “Eh kok malah belok ke arah dermaga VIP khusus kapal pesiar?” Damian yang duduk di sampingnya hanya melirik sekilas, lalu kembali menatap lurus ke depan dengan wajah datarnya. "Ikut saja," pangkas Damian kaku dan rendah. "Iya, aku ikut kok, Suamiku... Tapi kan aku penasaran, kemarin di helikopter, tadi di auditorium, sekarang malah dibawa ke dermaga pesiar. Jangan-jangan kamu mau cari suasana lain untuk honeymoon ya?" ceplos Bianca setengah bercanda, meski nada suaranya terdengar jauh lebih dewasa dan lembut dibanding dulu. 'Duh, Bianca... Mulut lo mulai ngawur lagi! Mentang-mentang menang juara satu, langsung halusinasi minta honeymoon terselubung.
Read more