"Eh.. Ada gaun, Pak Damian siapin baju lagi. Ukurannya pas banget. Sepertinya semalam dia mengukur meteran ya? Atau justru pakai tangan biar akurat? Aah sudahlah!" Bianca mengambil gaun yang tergantung di depan lemari. Bukan gaun malam kemarin. Gaun satin navy, potongan simple, punggung terbuka sedikit. Ada catatan kecil di hanger, tulisan tangan rapi, ‘Pakai ini. -D’. Bianca keluar masih dengan rambut setengah basah, gaun navy sudah ia pakai dengan riasan tipis yang natural. Ia jalan hati-hati karena takut kepleset. Ruang tengah itu tampak kosong, Damian tidak terlihat di sana. Sementara meja makan sudah tertata di dekat jendela. Dua piring, lilin kecil, dekorasi tidak terlalu romantis, tapi cukup membuat suasana hangat. Hans tidak terlihat di sana, mungkin Damian sudah mengusirnya ketempat lain, untuk sementara. "Pak? Ini... Ini dinnernya di sini? Katanya jam tujuh?" Bianca memperhatikan sekitarnya. Damian berdiri dari sofa, kemejanya sudah ganti yang lebih santai, lengan di
Baca selengkapnya