Langkah kaki Nayaka berketuk seirama di atas lantai granit kelabu Ashford Tower. Pagi ini, ia tidak lagi mengenakan pakaian duka. Ia memakai blazer satin berwarna abu-abu gelap dengan potongan rapi, sementara rambut hitamnya dicepol rapi, menyisakan beberapa helai yang membingkai rahangnya yang lancip. Di tangan kanannya, sebuah map kulit hitam berlogo gabungan Wijaya-Ashford terdekap mapan.Lucien berjalan setengah langkah di sampingnya. Jas berwarna arang yang melekat di tubuhnya membuatnya terlihat berwibawa, melengkapi langkah besarnya yang selalu memancarkan dominasi. Setiap karyawan yang berpapasan di koridor lantai lima puluh enam itu langsung merapat ke dinding, menundukkan kepala sedalam mungkin tanpa berani menatap langsung mata sepasang penguasa baru tersebut."Rio sudah mengumpulkan seluruh kepala divisi logistik lama dari faksi Paman Darius di ruang rapat utama, Lucien," ujar Nayaka, suaranya tenang namun dingin."Bagus," sahut Lucien, sud
Last Updated : 2026-05-31 Read more