LOGINDia adalah agen rahasia yang paling ditakuti, hingga sebuah pengkhianatan merenggut nyawanya. Kini, Nayaka terjebak dalam tubuh Aurora, wanita hamil yang dibuang oleh keluarganya sendiri. Suaminya berselingkuh dengan adik angkatnya. Orang tuanya menganggapnya kutukan. Dunia menginginkannya mati. Namun, Nayaka memilih untuk melawan. Dengan bantuan Lucien Ashford, pria paling berbahaya di dunia bisnis, ia memulai permainan balas dendam yang mematikan. Satu persatu rahasia dibongkar, satu persatu musuh ditumbangkan. Saat mereka memohon ampun, Nayaka hanya akan tersenyum dan berkata, "Ini baru permulaan."
View MoreBunyi dentum besi palka yang mengunci Gavin di ujung utara perlahan memudar, tergantikan oleh suasana tenang di ruang tengah kediaman Menteng. Jam dinding antik peninggalan kolonial berdentang tiga kali, menandakan waktu telah memasuki sepertiga malam terakhir. Di luar jendela, kabut tipis mulai turun menyelimuti pekarangan rumah, membasahi daun-daun pohon beringin kerdil yang tertata rapi di taman depan.Sofia Wijaya telah berpamitan untuk kembali ke kamarnya di lantai dua sejak satu jam lalu, meninggalkan tiga sosok penguasa baru itu di ruang tengah. Cahaya lampu kristal telah diredupkan, menyisakan pendaran lampu dinding bernuansa kuning hangat yang memantul di atas permukaan meja marmer kelabu.Nayaka berdiri di dekat perapian palsu, jemarinya yang lentik mengusap pinggiran bingkai foto keluarga berukuran kecil yang menampilkan dirinya. Sebagai Aurora saat masih remaja bersama Kakek Hendrawan. Matanya tampak melembut sesaat, menatap gurat senyum pria
Malam semakin larut di kawasan Menteng, namun suasana kemenangan dari ruang perjamuan barat kediaman Wijaya masih terasa kuat. Setelah Hendrik van der Berg beserta delegasi Rotterdam melangkah keluar dari gerbang besi dengan pundak yang lesu, aula utama kembali sunyi. Hanya ada derit halus dari langkah sepatu pantofel Auroran yang berjalan mendekati meja makan, mengumpulkan berkas-berkas yang telah ditandatangani dengan legalitas mutlak.Sofia Wijaya menarik napas panjang, meraba helai benang perak di lengan gaun kebaya birunya dengan perasaan lega yang besar. "Semua sudah selesai, Aurora. Mereka menandatanganinya tanpa mencoret satu pasal pun.""Mereka tidak punya pilihan lain, Ibu," sahut Nayaka, jemarinya perlahan melepas sarung tangan beludru hitamnya, memperlihatkan kulit tangannya yang bersih dan tegas. "Orang-orang Eropa itu selalu mengagungkan hukum tertulis sampai mereka menyadari bahwa hukum maritim di bawah cengkeraman Aliansi kita jauh lebih m
Lampu gantung kristal di ruang perjamuan barat memantulkan kilau keperakan pada jajaran sendok dan garpu murni peninggalan Kakek Hendrawan. Aroma harum sup buntut rempah klasik Nusantara dan tumis pucuk paku yang gurih menguar halus di udara, membuat suasana tegang bagi ketiga utusan Konsorsium Maritim Rotterdam. Namun, meski hidangan pembuka telah tersaji rapi, tidak ada satu pun dari para taipan Eropa itu yang berani menyentuh sendok mereka terlebih dahulu.Nayaka duduk di kursi utama ujung meja, punggungnya tegak seperti seseorang yang memimpin pertemuan. Di sebelah kanannya, Auroran duduk tenang, meletakkan tas kulit hitam berisi berkas penyitaan Borneo Samudera di samping piring porselennya. Sementara di sebelah kiri Nayaka, Lucien bersandar santai pada kursi ukirnya, satu tangannya memutar gelas kaca berisi air es dengan ketukan yang terdengar jelas."Tuan Van der Berg," Nayaka membuka percakapan dengan bahasa Inggris yang lancar tanpa aksen. "Saya
Matahari sore baru saja menggelincir ke balik barisan gedung bertingkat ketika mobil Rolls-Royce hitam yang membawa Nayaka dan Lucien berbelok memasuki gerbang besi tinggi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Rumah utama keluarga Wijaya yang sempat sakral, lalu ternoda oleh ketamakan Ratna dan Selena, kini telah berdiri kembali dengan kemegahan yang sepenuhnya berbeda. Dinding marmer putihnya telah dibersihkan dari dekorasi murahan peninggalan faksi lama, digantikan oleh pilar-pilar kokoh bergaya neoklasik yang memancarkan wibawa dan kekuatan yang tenang.Di sepanjang jalur masuk yang dilapisi kerikil hitam eksklusif, dua puluh personel pengawal berseragam taktis gelap dari divisi privat Ashford berdiri tegak dengan tangan bersedekap. Kehadiran mereka di ruang publik Menteng menunjukkan dengan jelas bahwa kediaman ini berada di bawah perlindungan penuh militer dan korporasi kelas atas.Pintu mobil dibuka oleh seorang pelayan senior yang baru direkrut melalu






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews