"Baby, kamu datang?" Diego berdiri dari kursi tunggu, menyambut kedatangan istrinya di koridor rumah sakit. "Siapa yang mengantarmu ke sini?"Namun, Freya tak menjawab sepatah kata pun. Ia justru mengedarkan pandangan ke sekeliling, seperti mencari keberadaan seseorang.Diego mengikuti arah pandangan Freya, menoleh ke kiri, kanan, depan, dan belakang, namun ia tetap tidak paham siapa yang sebenarnya sedang dicari oleh istrinya."Baby, aku di sini," kata Diego mengayunkan tangannya pelan di depan wajah Freya. "Kamu mencariku? Atau .... ""Iya, aku tahu kamu di sini," jawab Freya dingin, lalu mengalihkan tatapannya pada sang suami. "Bagaimana keadaan Jegar? Dia baik-baik saja, kan? Kenapa kamu belum pulang juga ke mansion? Sedang menunggu apa lagi di sini?"Diego menghela napas panjang, menundukkan kepala sesaat sebelum menjawab dengan suara lirih, "Jegar mengidap penyakit langka yang sangat berbahaya, Baby. Dia harus menjalani pengobatan intensif di rumah sakit ini. Aku tidak tahu
Magbasa pa