"Ugh!" Sebuah geraman halus lolos dari bibir Diego, menjadi tanda bahwa gairahnya sudah membumbung hingga ke puncak.Pria itu menundukkan wajah, kembali menghujani bibir, rahang, hingga leher jenjang Freya dengan kecupan-kecupan panas yang menuntut, membuat Freya semakin terkunci dan benar-benar tak berkutik.Di bawah kungkungan yang begitu dominan, Freya kian gelisah. Wajahnya yang seputih susu tampak pias.Kedua tangan bertumpu pada dada bidang Diego, berusaha sekuat tenaga untuk mendorong tubuh kekar itu menjauh, namun kekuatannya sama sekali tidak sebanding."Paman .... " cicit Freya dengan suara serak yang hampir habis.Kedua mata menatap nanar pada pria di atas tubuhnya. Diego bergerak liar seperti Singa Kelaparan, tidak memberikan celah sedikit pun pada Freya untuk sekadar menarik napas dengan leluasa.Diam sejenak, Freya memutar otak, memanfaatkan celah saat Diego beralih mencium ceruk lehernya.Perlahan tangan Freya meraba-raba ke atas kasur, berusaha meraih lingerie seksi
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-27 อ่านเพิ่มเติม