Ruang makan keluarga Van selalu terasa hangat, penuh dengan aroma mentega leleh, kopi segar, dan tawa samar yang mengisi tiap sudut ruangan. Namun bagi Mikayla, pagi itu rasanya sedikit menyesakkan. Bukan karena suasana rumah yang buruk—justru sebaliknya. Rumah ini terlalu sempurna, dan cinta yang meluap dari Liandra dan Elena kadang membuat dadanya berdesir oleh rasa syok yang tak kunjung hilang meski waktu sudah bergulir jauh.Tanpa terasa, sepuluh tahun sudah berlalu sejak keluarga Van Padrisa yang tak lain ialah Liandra dan Elena membawanya masuk ke dalam rumah megah bertingkat tiga ini.Dulu, Mika kecil yang masih berusia tujuh tahun tak paham apa itu "anak angkat", "adopsi", atau istilah-istilah hukum lainnya. Yang ia tahu saat itu hanyalah sepasang tangan hangat yang merengkuhnya dan menyelamatkannya dari tindakan jahat kedua orangtua kandungnya, membawanya keluar dari dalamnya trauma yang hampir mengakar, dan memberinya tempat tidur paling empuk yang pernah ia rasakan.Namun,
Magbasa pa