"Mau di bawa kemana kuda-kudanya, Pak?" Tanya Aluna mendekat ke arah Pak Tomo yang baru keluar dari kandang kuda. "Cuma mau disikat bukunya Nyonya, agar tidak kusut." Jawab Pak Tomo dengan ramah. "Ehmm... Tapi aku ingin berkuda, apakah boleh?" Tanya Aluna dengan ragu-ragu, dia tak enak hati lantaran posisinya di mansion ini tak pernah di anggap oleh Tuan mereka. "Boleh Nyonya, silahkan. Apakah Anda ingin memakai Luki lagi?" Tanya lelaki yang hampir menginjak kepala 5 itu. "Memang boleh?" Tanya Aluna kembali memastikan, sambil melihat ke arah Kuda hitam yang sedang terlihat aktif itu."Tentu saja Nyonya. Bukankah Luki begitu patuh dengan Nyonya? Anda hanya perlu berhati-hati saja Nyonya." Pak Tomo kembali mengingatkan. Aluna pun menganggukkan kepalanya, dia mendekat ke arah kuda Andalusia itu. Aluna mengangkat tangan kanan nya perlahan, lalu menyentuh surai panjang milik Luki. Kuda Andalusia berwarna hitam itu mengendus sambil sesekali meringkik kecil, menyambut tangan Aluna yang
Read more