Harmoni telah menunggu kedatangan menantunya. Dia telah menyiapkan begitu banyak makanan yang akan mereka nikmati bersama.Dia juga telah menyiapkan hadiah yang pantas diterima oleh menantunya. Pernikahan yang mendadak membuatnya tidak menyiapkan segala hal dengan baik. Dan sekarang, mereka harus menyambutnya dengan baik.Jam 09.00 sudah lewat, tapi Axel dan Elisa belum juga tiba. Harmoni mulai mengomel, Jljangan katakan putranya tidak jadi pulang.“Harmoni,” suaminya memanggil, “Kenapa kau begitu gelisah? Bisakah kau duduk, dan tidak berjalan mondar-mandir seperti itu?”“Putra kita, kenapa dia belum juga sampai? Padahal aku sudah memperingatinya sebelum jam 09.00 dia sudah harus sampai.”“Mom, mereka pengantin baru. Seharusnya Mommy memaklumkannya," ucap putrinya, Violet.“Mommy mengerti. Tapi, Mommy tidak sabar,” akhirnya dia duduk.“Sudah, minum dulu,” putrinya memberikan minuman padanya, “Sebentar lagi kakak pasti akan sampai. Aku juga sangat ingin bertemu kakak ipar.”“Kakakmu it
Read More