Home / Romansa / Menikahi Wanita Gila / Bab 14. Cinta Palsu

Share

Bab 14. Cinta Palsu

Author: Lenijuli
last update publish date: 2026-06-09 20:48:15

Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Axel akan membawa istrinya pergi makan malam. Dia tidak memberitahu Elise karena itu akan menjadi kejutan.

Dia telah memesan tempat, sebuah restoran yang menghadap ke arah laut. Temat yang tenang, mereka membutuhkannya dan dia memesan seluruh tempat itu hanya untuk istrinya saja.

Selama menunggunya bekerja, Elise tertidur. Axel menghampiri sebentar, menyelimuti tubuh istrinya yang kedinginan. Ponsel Elise berdering beberapa kali, tapi Axel tidak menyentuhnya.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ros
Semoga elice mendpt kebahagian. Semoga Axel tetep mencintai alice yg sekarang. Walau terbongkar rahasia itu.
goodnovel comment avatar
Wikan Susanti
Semoga cinta Axel tetap tulus buat Elise walaupun suatu saat rahasia itu terbongkar
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 111. Pilih Antara Satu

    Diana sudah duduk di pojokan, seolah bersembunyi dari dunia agar tidak ada satupun yang menyadari keberadaannya.Persidangan belum dimulai, tapi dia datang lebih cepat. Hari ini dia harus menyaksikan Putri dan suaminya mendapatkan hukuman. Rasanya berat, apalagi setelah ini dia akan hidup sendirian.Rasanya tidak sanggup untuk mengikuti persidangan itu. Meski suaminya bersedia menanggung semua dosa itu, tapi bagaimana suaminya bisa menjalani hidup?Tak hentinya dia menyeka air mata setiap kali memikirkan hal itu. Sesungguhnya dia tidak tega suaminya menghabiskan sisa hidupnya dalam penjara.Satu persatu, ruangan itu mulai terisi. Diana menyeka air matanya dengan terburu-buru, agar tidak ada yang melihat.Dan tidak lama kemudian, Elise datang bersama Axel. Penampilan putrinya sederhana. Tidak seperti Elise yang selalu glamour. Tas yang dia bawa sudah pasti mahal, apalagi pakaiannya. Tapi semua itu tidak terlihat berlebihan.Dia tidak pernah tahu Kalau Putri keduanya itu lebih suka deng

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 110. Masih Menyalahkan

    Pagi telah datang, tapi hujan masih mengguyur. Udara terasa begitu dingin, membuat suasana hati Elise terasa aneh.Dia duduk di depan jendela, memeluk kedua lututnya dan memandangi tetesan air hujan yang mengenai jendela.Entah kenapa hari ini dia tidak begitu bersemangat. Mungkin karena hari ini adalah hari persidangan, atau karena dia harus melihat kehancuran kakaknya itu.Dia malas berpikir, hanya ingin menikmati ketenangan sambil mendengarkan suara air hujan.Axel mendekatinya. Membawa selimut tebal dan memakaikannya di bahu Elise.“Apa yang kau lakukan di sini? Lebih baik duduk di depan perapian, di sana jauh lebih hangat.”“Tidak apa-apa. Aku ingin menikmati waktuku di sini. Meski dingin, tapi suara air hujan membuat aku tenang.“Sayang, kau sedang tidak enak badan?” Axel duduk di sampingnya, “Kalau tidak sedang enak badan, lebih baik beristirahat saja. Aku akan memanggilkan dokter untuk memeriksa keadaanmu.”“Tidak perlu, Axel. Aku baik-baik saja. Temani aku sebentar, aku hanya

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 109. Tidak Bisa Menjawab

    Langit sudah gelap. Awan tebal menggantung, angin dingin berhembus yang menandakan sebentar lagi hujan akan datang. Ibu Elise masih berada di sana. Walaupun dia sudah sangat lelah dan haus, tapi dia tidak menyerah.Dia masih berusaha membujuk penjaga untuk memanggil Elise. Dia harus bertemu dengan putrinya itu, apapun yang terjadi. Dan usahanya tak boleh gagal.Waktu yang dia miliki semakin sedikit. Saat di persidangan besok, apa yang telah diputuskan tidak akan bisa diubah.Dia duduk di pojokan, tapi terkadang melakukan hal nekat dengan duduk di depan pagar. Dia berharap Elise melihatnya lalu keluar untuk menemuinya tapi sudah sampai di detik itu, Elise tidak terlihat sama sekali.Arthur telah kembali. Dan begitu melihat mobilnya, Diana berdiri. Kini dia berharap menantunya mau membujuk Elise untuk keluar menemuinya. Tapi melihat keberadaannya justru membuat Axel kesal. Dia tahu kedatangannya tidak memberikan hal baik untuk istrinya.Begitu turun dari mobil, Axel memanggil penjaga ge

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 108. Usir Saja

    Diana mendapatkan laporan kalau putrinya akan menghadapi persidangan beberapa hari lagi.Dia juga sudah tahu putrinya ditahan di penjara mana. Penjara khusus wanita, penjara yang tidak sama dengan suaminya.Meski dalam keadaan sakit, Diana tetap pergi menjenguk putrinya apalagi besok adalah hari persidangan. Dia harus mencari cara untuk membebaskan putrinya Alicia dibawa keluar dari penjara, diantar ke ruang tunggu. Dan begitu melihat ibunya, Alicia langsung memeluknya dan menangis. Selama di dalam penjara, dia disiksa oleh para tahanan yang telah menghuni tempat itu begitu lama. Mereka semua menakutkan, dia bagaikan semut di antara serangga yang ingin mencabik tubuhnya.“Apa yang terjadi denganmu, Alicia?” ibunya tampak khawatir, “Kenapa tubuhmu dipenuhi luka seperti ini?”“Mereka menyiksa aku, Mom. Setiap hari mereka memukulku, menjadikan aku seperti mainan mereka. Mom, Aku tidak mau berada di tempat ini terlalu lama.”“Jahat. Sama-sama tahanan, kenapa mereka menyiksamu seperti ini

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 107. Akan Menyaksikan Sampai Akhir

    Kasus lama yang sudah ditutup itu kini kembali diusut. Pengakuan Alicia juga bukti-bukti yang masih ada telah diserahkan pada pihak berwajib. Axel yang membawanya secara langsung, memberikan semua bukti itu dan meminta pihak berwajib mengusutnya tuntas. Dia juga menyerahkan Alicia, tersangka utama dari kejahatan itu. Alicia tidak berdaya, kali ini dia tidak bisa mencari kambing hitam lagi untuk menutupi dosanya. Dia sendirian, ibunya pun tidak bisa membelanya lagi. Alicia memandangi Axel, setelah pria itu melengkapi laporan yang dia serahkan. “Apakah harus berakhir seperti ini, Axel? Mengingat perasaan yang ada di hatimu padaku, tidak bisakah kau lepaskan aku?” “Ini bukan diantara kita, Alicia. Kau tahu betul itu. Masalah ini diantara kau dan Elise. Aku berada di sini untuk menegakkan keadilan untuknya, untuk membersihkan namanya dari ketidakadilan yang kau berikan padanya.” “Ketidakadilan,” Alicia tertawa pelan, “Demi wanita itu, kau rela menghancurkan pernikahan kita. Buk

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 106. Satu Kali Saja

    Alicia telah dibawa pergi, meninggalkan ibunya yang masih menangis. Kini dia ditinggal sendirian, Putri kesayangannya entah dibawa ke mana sedangkan Elise begitu membencinya.Dengan perlahan, Diana kembali merangkak mendekati Elise. Dia harus memohon pada putrinya itu untuk melepaskan Alicia.Elise hanya memandangi, membiarkan ibunya memegangi kakinya. Selama ini, itu yang ingin dia lihat. Melihat mereka hancur, melihat mereka tidak memiliki apa-apa lagi yang bisa mereka banggakan dan sombongkan.“Elise, Mommy mohon padamu. Tolong lepaskan kakakmu. Kau tidak boleh mengirimnya ke penjara dan rumah sakit jiwa, dia bisa hancur.”“Dia tidak boleh, lalu kenapa aku boleh?” Elise menarik kakinya, “Dari dulu sampai sekarang, selalu saja Alicia yang kau pentingkan sedangkan aku tidak penting sama sekali. Kau melakukan apapun untuknya. Lihat dirimu sekarang, kau rela berlutut dan merangkak seperti itu hanya untuk dirinya saja.”“Bukan seperti itu, Elise. Kau salah paham. Mommy memohon padamu ka

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 4. Hampir Ketahuan

    Musik mengalun pelan. Lembut, dan mengisi ruangan yang dipenuhi ketegangan.Perlahan, Elise merasa suasana lebih tenang meski di bawah tekanan aura gelap dan tatapan tajam Axel yang sedang menilai dirinya.Elisa duduk dengan anggun di kursinya. Bersikap tenang dan menjaga kewarasan. Jemarinya menye

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 7. Sudah Ditandai

    Elise bergerak pelan di atas tubuhnya. Tangannya bergerak pelan, di atas otot dada suaminya begitu juga dengan bibirnya.Axel membiarkannya, ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh istrinya. Setiap kali bibir Elise mendarat di atas tubuhnya, membuat Axel bergetar. Dia dapat merasakan bibir lembu

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 6. Sejak Kapan Kau Berubah?

    Pintu kamar utama tertutup perlahan.Suara tepuk tangan, musik, dan ucapan selamat yang memenuhi pesta pernikahan beberapa jam lalu kini telah menghilang. Elise melangkah masuk, berjalan pelan menuju jendela besar yang menghadap ke arah bukit.Dari sana, dia dapat melihat lampu kota seperti bintan

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 5. Hari Pernikahan

    Kedua orang tuanya sangat puas, karena makan malam yang dilakukan oleh Elise berjalan dengan lancar.Axel mengantarnya pulang, pria itu tidak terlihat curiga sama sekali dengan sandiwara yang dimainkan oleh Elise.Wanita gila itu berakting dengan cukup sempurna. Dan mereka pun semakin percaya kalau

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status