Pintu kayu jati berukir di ruang kerja utama kediaman Kahnwald terbuka perlahan. Profesor Hans Kahnwald melangkah masuk dengan guratan ketegangan yang masih membekas di wajahnya yang menua namun tetap berwibawa. Di belakangnya, Leon mengekor dengan langkah berat, masih mengenakan kemeja medis yang kusut setelah seharian bertaruh nyawa di rumah sakit.Namun, langkah sang patriark terhenti tepat di tengah ruangan. Di sana, di bawah pendar temaram lampu meja, Lily Braun duduk tegak di sofa beludru. Di sampingnya, Sofia sedang memegangi secangkir teh herbal, sementara sebuah laptop dengan enkripsi militer menyala di hadapan Lily, menampilkan peta pelacakan siber dan dokumen toksikologi yang terstruktur sempurna."Ayah, Ibu," Leon langsung melangkah cepat, berlutut di depan Lily dengan tatapan cemas yang tak bisa disembunyikan. "Lily, kau seharusnya istirahat. Mengapa kau malah menyentuh server rumah sakit?""Aku tidak menyentuh server rumah sakit, Leon," Lily tersenyum tipis, jemarinya me
Read more