“Loh, Sonia sedang apa di sini?” Suara itu membuat Sonia langsung menoleh cepat. “Ibu Rina!” ucapnya lega sekaligus panik. Tanpa menunggu, ia langsung menarik tangan guru kesehatan itu. “Ibu, ayo cepat masuk. Tolong periksa Naresa!” “Naresa?” ulang Ibu Rina heran. Namun saat matanya tertuju ke dalam UKS— ia langsung mengerti situasinya. Tanpa banyak bicara, Ibu Rina segera masuk dan menghampiri ranjang tempat Naresa terbaring. “Apa yang terjadi?” tanyanya serius. “Penyakit lambungnya kambuh, Bu,” jawab Sonia dengan suara gemetar. Ibu Rina langsung mulai memeriksa. Tangannya dengan hati-hati menekan bagian perut Naresa. Dan saat itu juga— wajah Naresa langsung mengernyit kuat. “Akh…” lirihnya menahan sakit. Ibu Rina langsung menarik napas kecil. “Sudah berapa lama dia tidak makan?” Sonia menggigit bibirnya. “Sepertinya dari pagi, Bu…” Ibu Rina menggeleng pelan. “Pantas saja.” Ia segera mengambil obat dari lemari. “Ini harus segera diminum.” Sonia langsung memban
Last Updated : 2026-05-05 Read more