“Ibu, kenapa beberapa hari ini tidak menjenguk Naresa? Giliran hari ini Naresa pulang baru datang,” protes Naresa pelan. Hari ini tepat hari kelima Naresa dirawat di rumah sakit. Dan akhirnya, dokter memperbolehkannya pulang. Namun selama beberapa hari terakhir, yang selalu menjaga Naresa hanyalah Zavian dan Rayhan. Karena itulah, saat melihat Liana dan Rendra datang pagi ini, Naresa langsung mengeluh kecil. Liana yang mendengar protes itu langsung merasa bersalah. Ia duduk di samping ranjang lalu mengusap lembut rambut Naresa. “Maafkan Ibu, Sayang…” Naresa langsung cemberut kecil. “Ibu dan Ayah sibuk terus.” Rendra menghela napas pelan. “Ayah dan Ibu benar-benar tidak bisa meninggalkan pekerjaan waktu itu.” “Tapi Naresa sakit…” Kalimat itu langsung membuat Liana semakin tidak enak hati. “Ibu tahu…” ucapnya lirih. “Makanya Ibu merasa sangat bersalah.” Melihat wajah sang ibu mulai sedih, Naresa langsung panik. “Eh, jangan sedih begitu, Bu…” Liana tersenyum kecil lalu m
Read more