Hari Sabtu itu terasa seperti napas buatan bagi paru-paru Dania yang sudah hampir mati terimpit perban dan kebohongan. Setelah dua bulan terjebak dalam penyamaran, ia akhirnya memutuskan untuk pulang.Dania merindukan aroma masakan ibunya, kehangatan pelukan sang ayah, dan yang paling penting menjadi Dania kembali. Bukan Danie, mahasiswa laki-laki cupu yang selalu menjadi sasaran intimidasi Gathan di asrama.Di dalam kamar mandi asrama yang sunyi karena sebagian besar penghuni sudah pulang kampung, Dania menatap pantulan dirinya di cermin. Ia merogoh tas ranselnya, memastikan barang paling berharga di sana aman.Sebuah wig rambut panjang berwarna cokelat gelap, satu-satunya benda yang bisa mengembalikan identitas aslinya dalam sekejap.Dengan hati-hati, Dania mengenakan pakaian perempuannya, lalu kardigan tebal untuk menyembunyikan rambut pendeknya sebelum wig itu terpasang sempurna nanti. Ia memakai masker medis, bergumam pelan pada penjaga gerbang bahwa ia sedang flu."Akhirnya aku
Last Updated : 2026-04-28 Read more