Bab 281Sore itu, kediaman keluarga Collyn berlangsung dalam ketenangan yang begitu terjaga, hingga perlahan terusik oleh dengungan lembut sepeda motor listrik yang memasuki halaman depan. Aurora dan Daven melangkah tergesa-gesa melewati pintu utama. Mereka bahkan belum sempat meletakkan ransel di kamar masing-masing sebelum langsung menuju ruang keluarga, tempat Juna dan Ziyi sedang bersantai sambil menemani Zylan dan Dylan, si kembar, yang sibuk mewarnai buku gambar mereka.Melihat ekspresi tegang pada wajah kedua anak angkatnya yang masih dipenuhi keterkejutan akibat kejadian yang baru saja terjadi, Ziyi segera bangkit dari tempat duduknya."Aurora, Daven, ada apa? Wajah kalian pucat sekali," tanya Ziyi dengan suara tenang, meski kekhawatiran yang jelas terdengar di dalamnya.Daven menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan detak jantungnya yang masih berpacu. Pemuda itu memandang Juna dan Ziyi secara bergantian, tatapan gelapnya tampak sangat serius."Paman Juna, Bibi Ziyi... ada
Read more