Bab 61. Kecanggungan Diantara Mereka “Kau berterima kasih atau mau menyindirku, Elowen?” Berbeda dengan Elowen yang sudah kembali tegang, Lady Seraphine justru sudah menarik napas lelah. ‘Apanya yang sudah dewasa. Kau masih saja bertingkah layaknya anak kecil,’ pikir Lady Seraphine. Dia memijat keningnya, lalu menggeleng samar. “Sa-saya sangat berterima kasih, Tuan,” ujar Elowen dengan suara bergetar. “Saya tidak mungkin berani menyindir Anda.” “Sudahlah, Elowen. Kau tidak perlu menganggapnya,” potong Lady Seraphine. Dia menarik napas panjang. “Rawatlah dia seperti janjimu. Dan setelah dia sembuh, mari kita bicara mengenai tugas-tugasmu kedepannya.” Lady Seraphine menyentuh kening Aisar. Membuat pria itu sedikit mendongak untuk menatapnya. “Dan kau Tuan Muda yang keras kepala, berhentilah menggoda kalau kau memang tidak bisa bertanggung jawab atas semua yang sudah kau lakukan.” Lady Seraphine memiringkan kepalanya. “Bukan hanya Elowen, kau juga harus mengingat batasanmu. Dan bers
最後更新 : 2026-05-25 閱讀更多