Elowen buru-buru menunduk. Tangannya masih mencengkram tali kendali Hazel. “Di… di sebelah kiri, Tuan,” ujarnya dengan suara yang sedikit gemetar. “Prajurit itu ada di sebelah kiri, Tuan.” Elowen mencoba untuk membuka jalan, tapi Silas kembali menarik tangannya, membuat keduanya saling bertemu tatap. “Kau lupa? Aku yang memimpin perjalanan ini,” ujar Silas tegas. Pupilnya yang menggelap, membuat Elowen menelan ludahnya. “Aku tidak akan membiarkanmu terluka.” Silas berbisik, pada dirinya sendiri, tapi Elowen bisa mendengarnya. Gadis itu mengerjap pelan. Tubuhnya sedikit merapat dengan tubuh Hazel, seolah memberi jalan untuk Silas. “Tetap di belakangku,”katanya. “Dan kalian yang ada di belakang. Pegang talinya, jangan dilepaskan sampai aku mengizinkannya.” “Baik, Tuan!” Hazel terus mendengus kasar sambil menghentakkan kakinya ke tanah berlumpur, seolah tidak men
最後更新 : 2026-05-29 閱讀更多