Setelah cukup lama bermain pasir dan menikmati suara deburan ombak yang terus bergulung di hadapan mereka, akhirnya Loviana merasa benar-benar puas. Istana pasir yang mereka bangun bersama masih berdiri di tepian pantai, lengkap dengan menara-menara kecil, dinding yang dibuat dengan susah payah, serta parit yang mengelilinginya. Meskipun bentuknya tidak benar-benar sempurna, bagi Loviana bangunan sederhana itu terasa seperti sebuah mahakarya karena dibuat bersama Nicko, bahkan Marcel pun sempat dipaksa ikut membantu meskipun sejak awal pria itu terlihat sangat canggung memegang sekop kecil. Sebelum pulang, Loviana bahkan sempat mengambil beberapa foto dari berbagai sudut, termasuk foto dirinya bersama Nicko dan foto Marcel yang wajahnya terlihat terlalu serius untuk ukuran seseorang yang sedang bermain pasir. Setelah melihat matahari yang mulai terasa semakin terik, Nicko akhirnya mengingatkan istrinya bahwa mereka tidak boleh terlalu lama berada di bawah sinar matahari.“Sudah cukup,
Read more