Langkah kaki Xiu Jian mendadak terhenti tepat di ambang pintu gerbang utama Markas Besar Pasukan Sui Han. Udara malam yang semula hangat oleh sisa-sisa kemeriahan festival mendadak berubah menjadi dingin dan mencekam. Aroma kayu cendana dan asap dupa kerajaan tercium pekat, memotong aroma malam yang biasa menyelimuti tempat itu.Di tengah pelataran utama, di bawah pendar obor yang menyala dalam barisan presisi, berdiri belasan pengawal zirah emas Kerajaan Tengah. Dan di hadapan mereka, duduk santai di kursi kayu cendana yang sengaja dikeluarkan dari aula utama, adalah seorang pria bertubuh tegap dalam balutan jubah sutra naga emas-hitam.Putra Mahkota Kangjian."Jenderal Xiu Jian," suara Kangjian bergema datar, memecah keheningan malam. Ia memutar-mutar cawan teh di tangannya sebelum perlahan mendongak, menatap Xiu Jian dengan mata elang yang penuh intimidasi. "Menyenangkan sekali melihat panglima perangguku berkeliaran di festival saat perbatasan Utara sedang bergejolak."Xiu Jian me
Last Updated : 2026-10-03 Read more