"Siapa yang menghubungimu?" tanya Sebastian dengan nada waspada. Ia langsung menelepon Rodrigo setelah membaca pesan itu untuk kedua kalinya."Seorang perempuan," jawab Rodrigo dari ujung telepon. "Dia tidak menyebutkan nama lengkap. Katanya, namanya Clara.""Clara siapa?" tanya Sebastian dengan nada penasaran dan serius."Itu yang tidak aku tahu," jawab Rodrigo. "Tapi dia menyebut nama Esterlita seolah-olah mengenalnya secara langsung, bukan hanya dari cerita orang lain." "Dia ada di mana sekarang?" tanya Sebastian sambil berdiri dari kursinya dengan nada serius."Masih di telepon," jawab Rodrigo. "Aku memintanya menunggu karena aku perlu memberitahumu dulu.""Sambungkan," perintah Sebastian tegas.Terdengar suara klik singkat, lalu keheningan satu atau dua detik, sebelum suara perempuan masuk ke dalam percakapan."Pak Sebastian De Luca?" Suaranya pelan dan sedikit berhati-hati, seperti seseorang yang sudah mempertimbangkan panggilan ini cukup lama sebelum akhirnya melakukannya."Ya
Baca selengkapnya