"Tepat di titik inilah kita akan mendirikan pos pantau pertama, Rian," ujar Kael mantap, menunjuk ke sebuah dataran datar di bawah naungan pohon besar yang dikelilingi mata air jernih.Rampingnya rombongan kecil yang terdiri dari Braelyn, Kael, dan tiga utusan pesisir barat pimpinan Rian bergerak menyusuri punggung bukit selatan. Pendakian terjal yang memakan waktu berjam-jam itu diisi dengan obrolan hangat dan tawa ringan, mencairkan lelah fisik di tengah sejuknya udara pegunungan. Rian mengangguk-angguk setuju, mengamati sekeliling tempat yang sangat strategis untuk beristirahat bagi para pedagang yang akan bolak-balik antara lembah timur dan pesisir barat."Tempat ini sempurna, Kael. Selain ada sumber air bersih, lokasinya terlindung langsung dari terpaan angin lembah yang kencang," puji Rian, menurunkan ransel kulitnya untuk sejenak melepas penat.Braelyn mengawasi sekitar dengan saksama, memastikan tidak ada potensi bahaya atau gangguan dari alam liar. Setelah be
Leer más