"Tubuhmu hanyalah kode yang berulang, Adrian! Kau tidak punya wujud nyata untuk menantang kami!" bentak Braelyn, menyiapkan kepalan tangannya yang membara dengan pendaran energi emas.Tubuh Adrian tampak berkedip, bukan terdiri dari daging dan darah, melainkan proyeksi data padat yang terhubung langsung dengan kabel-kabel raksasa di langit-langit menara. Pria itu berdiri di tengah ruangan, dikelilingi oleh ribuan pod yang mulai terbuka satu per satu. Uap dingin keluar dari pod tersebut, menyelimuti lantai logam dengan kabut tebal yang mencekam. Adrian tersenyum sinis, menatap kedua penyusup itu dengan tatapan merendahkan."Wujud nyata adalah konsep usang, Braelyn. Di sini, aku adalah arsitek, hakim, dan algojo," jawab Adrian tenang. "Kedatangan kalian di pusat transmisi ini adalah komponen terakhir yang dibutuhkan sistem. DNA Wilson yang mengalir di nadimu adalah kunci enkripsi yang selama ini dicari oleh protokol penghapusan total."Kael membelalak, jemarinya y
Read more