Setelah Maggie mengizinkan Nora tidur, Nora langsung tertidur dengan nyenyak. Nyonya Morton menggendong bayi Nora, menimangnya dengan sayang. Sedang Ronan masih berkutat dengan sakit kepalanya yang tidak kunjung menghilang."Kau terlihat tidak baik-baik saja," sedari tadi nyonya Morton melihat gerak-gerik Ronan yang aneh. Bulir-bulir keringat menetes di dahi pria itu, terkadang dia terlihat meringis memegang dada kirinya, keningnya berkerut dan pandangannya kosong."Hanya sakit kepala," jawab Ronan singkat."Pulang dan beristirahatlah," ucap nyonya Morton, nada cemas lolos dari bibir wanita paruh baya itu. Ronan menggeleng, dia tidak mau jauh dari Nora. Apalagi saat Nora sedang tertidur. "Tidak. Aku baik-baik saja Nyonya," ucap Ronan lirih. Dia menunduk menghidari tatapan nyonya Morton yang seakan tahu kalau dia berbohong."Kau ingin aku memanggilkan dokter Pedro atau nyonya Maggie?" tanya nyonya Morton lagi. Masih belum menyerah membujuk Ronan.Ronan menggeleng lagi sebagai jawaban
더 보기