Ucapan Laticia membuat tak seorang pun bergerak dan tak seorang pun mengangkat kepala. Beberapa saat kemudian, Jenoch melangkah maju lebih dulu. Ia berlutut di hadapan Laticia, diikuti para kesatria dan seluruh pelayan yang berada di aula."Kami bersumpah akan tetap berada di sisi Yang Mulia.""Sampai akhir."Suara itu disusul oleh yang lain hingga memenuhi seluruh aula."Kami bersumpah setia kepada Yang Mulia Ratu."Sudut bibir Laticia terangkat membentuk senyum tipis. Permainan telah dimulai. Dan kali ini ia tidak akan menghadapinya sendirian.***Keesokan paginya, aula rapat Kekaisaran Ascham kembali dipenuhi para pejabat tinggi, menteri, panglima, dan para bangsawan yang memiliki kedudukan penting di pemerintahan.Suasana ruangan jauh lebih tegang dibanding biasanya. Semua orang mengetahui bahwa untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan menghilang dari ibu kota, Ratu Laticia akan kembali menghadiri sidang kekaisaran.Di kursi utama, Carsein duduk dengan wajah serius. Di sisi ka
Read more