"Halo, Mas, kamu di mana?""Oh, iya, maaf, Lia. Aku gak pulang semalam. Lembur di kantor. Hp ku lowbatt, jadi gak bisa kabarin kamu. Kamu masih di rumah mama?""Ya ampun, kamu keterlaluan,Mas. Tahu gitu, aku gak perlu ke rumah kamu. Aku juga di sini dicuekin. Sekarang aku udah jalan pulang. Mau ke rumah sakit sebentar, mau cek keadaan Kia. Sekalian tanya, apa dia bisa keluar rumah sakit hari ini. Kasihan Hakim, rewel semalaman kata Adrian.""Oh, kamu mau ke sini?""Maksudnya, Mas." Beni baru tersadar."Bukan, maksudnya kamu sekarang udah di jalan mau ke rumah sakit?""Iya, kenapa?""Gak papa. Hati-hati ya, Sayang."Beni langsung menutup panggilan itu."Mama ya, Om?" tanya Kia masih dengan suara seraknya."Iya, mama mertua kamu mau ke sini. Om gak bisa nungguin ya. Lia jangan sampai tahu kalau saya nginep di rumah sakit jagain kamu." Beni merapikan rambutnya dengan jemarinya. "Makasih, Om. Maaf karena saya, Om jadi terlibat." Beni malah tersenyum."Yang penting kamu cepet pulih ya. Ji
Baca selengkapnya