"Kamu terlalu berlebihan Kia. Lagian, semua ini terjadi karena kamu juga turut andil. Sebagai pria normal, seorang suami, aku tidak mendapatkan hakku sebagai suami. Kamu gak mau kusentuh sama sekali, sejak kamu kembali ke rumah ini. Usia Hakim juga sudah dua bulan dan kamu sudah selesai nifas. Jadi...""Rasanya itu hanya alasan untuk menutupi kebusukan kalian!" Kia menatap Mirna dan Adrian dengan nyalang."Maaf, Mbak Kia ... saya sebenarnya..." "Kamu bisa diam, Mirna? Ini urusanku. Kamu masuk ke dalam sana!" Mirna langsung berbalik."Mbak Mirna, celana dalam kamu jangan lupa diambil!" Kia menunjuk lantai dengan matanya. Lantai di mana celana dalam Mirna tergeletak mengenaskan."Kukira kamu upgrade level perempuan, tapi malah memilih lebih hina!""Kia, jaga ucapan kamu!" Adrian tak terima dengan ucapan Kia."Sudahlah, Mas, ceraikan saja aku. Kamu jadi bisa bebas dengan Mirna. Aku juga udah gak mau sama laki-laki kayak kamu! Ah, kalau kamu gak mau ceraikan aku, maka aku aja yang gugat!
اقرأ المزيد