Lima tahun lalu, baru saja Ravin menjadi bos mafia, dia langsung disergap oleh musuh.Saat itu aku baru saja dewasa dan keluar dari panti asuhan. Kebetulan aku melihatnya bersimbah darah. Setelah mengenalinya sebagai orang yang pernah membantu panti asuhan, entah dari mana datangnya keberanian itu, aku menyeretnya bersembunyi ke gudang terbengkalai.Sebelum orang-orang Keluarga Sirait datang, kami lebih dulu ditemukan pemburu. Aku bahkan menahan satu tembakan untuknya hingga nyaris mengenai tulang belakangku.Kemudian, kami dibawa kembali ke rumah Keluarga Sirait. Luka Ravin sangat parah, tetapi begitu sadar, dia langsung datang ke sisi ranjangku, padahal masih demam tinggi."Aku berutang satu nyawa padamu. Apa pun yang kamu mau, akan kuberikan."Aku menatap wajahnya, lalu entah kenapa berkata, "Karena aku sudah menyelamatkan nyawamu, gimana kalau kamu membalasnya dengan menikahiku?"Aku baru saja ingin bilang itu hanya bercanda, tetapi Ravin sudah lebih dulu mengangguk setuju.Masa-ma
Read more