共有

Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah
Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah
作者: Summer

Bab 1

作者: Summer
Di tengah angin dingin yang menusuk tulang, aku berjalan keluar dari gerbang rumah Keluarga Sirait. Ravin malah mengejarku.

"Kamu benar-benar mau pergi cuma pakai pakaian setipis itu? Jangan sampai nanti jatuh sakit, lalu menyalahkanku."

Dia melepas jasnya dan hendak menyelimutkannya ke tubuhku, tetapi aku memiringkan badan untuk menghindar. "Itu sudah bukan urusanmu lagi."

Tangan Ravin menggantung di udara. Sorot matanya sempat menunjukkan sedikit keterkejutan sebelum berubah menjadi ejekan. "Masih mau jual mahal? Tadi aku belum selesai bicara. Ambil ini."

Sebuah token bertuliskan "Sirait" diselipkan ke tanganku, terasa dingin menusuk.

"Bawa token hak istimewamu. Kalau nyesal nanti, kamu masih bisa kembali mencariku." Ravin menatapku dari atas ke bawah, seolah-olah sedang mengasihani seekor kucing liar.

Aku menggenggam token yang dulu kuanggap seperti harta berharga itu, tetapi kini telapak tanganku hanya terasa sakit karena sudutnya menekan kulit.

Saat baru menikah dulu, karena aku belum terbiasa dengan aturan mafia, aku sering dipersulit oleh bawahan mereka. Waktu itu, dia seolah-olah ingin menyerahkan seluruh dunia ke hadapanku.

Setiap hal kecil yang membuatku senang selalu dia ingat. Dia bahkan khusus menyuruh orang membuat token ini untukku, katanya siapa pun yang melihat token itu harus memperlakukannya sama seperti Ravin sendiri. Dia juga bilang, selama aku membawa token itu untuk mencarinya, permintaan apa pun pasti akan dia kabulkan.

Namun kemudian, demi bisa mendampinginya secara pantas, aku mati-matian mengurus seluruh bisnis legal Keluarga Sirait hingga semuanya berjalan rapi. Sayangnya, perasaannya padaku justru perlahan memudar.

Dua tahun terakhir, aku berusaha sekuat tenaga memperlakukannya dengan baik demi menyelamatkan hubungan kami, tetapi semuanya hampir tak ada gunanya.

Pada akhirnya, aku hanya bisa memakai token itu untuk memohon agar dia pulang menemaniku makan malam di hari ulang tahun pernikahan kami. Karena selama dua tahun berturut-turut, dia tidak pernah merayakannya bersamaku.

Namun, bahkan permintaan sesederhana itu pun tetap tidak dia penuhi. Hanya karena satu panggilan telepon, dia meninggalkanku sendirian di rumah.

Setelah itu, aku marah dan menuntut penjelasan, tetapi bukan penjelasan yang kudapat. Dia malah mengambil kembali token itu, membuatku menjadi bahan tertawaan terbesar di Keluarga Sirait.

Tak kusangka, sekarang setelah kami bercerai, dia justru mengembalikan token ini kepadaku. Benar-benar lucu.

Baru saja mobil mulai melaju, ponselku langsung dibombardir pesan dari grup internal keluarga.

[ Madam, ada sedikit masalah dengan laporan pencucian dana kuartal ini. Kapan Madam datang memeriksanya? ]

[ Madam, Tuan Muda perlu mencari pengawal pribadi baru. Gimana cara menentukan kandidat? ]

[ Madam, malam ini kita akan bentrok dengan keluarga musuh. Gimana pembagian logistiknya? ]

....

Aku memejamkan mata dengan lelah, jari-jariku bergerak cepat di layar, menyelesaikan semuanya. Setelah itu, aku mengirim pesan terakhir di grup.

[ Aku sudah cerai dengan Ravin. Mulai sekarang, urusan Keluarga Sirait nggak ada hubungannya lagi denganku. ]

Setelah mengirimnya, aku langsung keluar dari grup dan akhirnya mendapatkan ketenangan.

Tak lama kemudian, pesan dari Abel masuk. Dia satu-satunya orang di Keluarga Sirait yang pernah memberiku kehangatan.

[ Madam, kalaupun bertengkar, jangan bawa-bawa perceraian. Hal ini bisa melukai Tuan Muda. Di hati Tuan masih ada Madam. Selama Madam seperti dulu, menunduk mengakui kesalahan dan membujuknya, beliau pasti akan menjemput Madam kembali. ]

Dia mengira aku hanya sedang merajuk seperti biasanya. Selama aku kembali merendah dan meminta maaf kepada Ravin seperti dulu, kami pasti akan berbaikan lagi.

Namun, dia tidak tahu kali ini berbeda. Hatiku sudah benar-benar dingin dan tak akan ada ygn bisa menghangatkannya lagi.

[ Kami benar-benar sudah cerai, Paman Abel. Mulai sekarang, tolong jagain Noah. ]

Abel terdiam lama sekali sebelum akhirnya mengirim satu pesan lagi.

[ Madam, aku melihat sendiri perjalanan kalian selama ini. Dulu hubungan Madam dan Tuan begitu mesra. Gimana bisa sampai jadi seperti ini? ]

Aku tersenyum mengejek diri sendiri. Ya, bagaimana semuanya bisa sampai sejauh ini?

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

最新チャプター

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 9

    Pemakamanku menjadi upacara pemakaman paling megah dalam seratus tahun sejarah Keluarga Sirait. Seluruh kediaman dipenuhi mawar putih, bunga yang paling kusukai semasa hidup. Sayangnya, saat aku masih hidup, aku tidak pernah sekali pun menerimanya.Ravin berdiri di samping peti kristal es yang dibuat khusus untukku dengan biaya sangat besar. Selama beberapa hari, dia sama sekali tidak beristirahat hingga tubuhnya menjadi sangat kurus.Pendeta membacakan ayat kitab suci dengan khusyuk. Tiba-tiba, seorang bawahan berlari masuk sambil membawa sebuah dokumen."Tuan ... perwakilan Madam semasa hidup mengirimkan surat wasiat beliau. Katanya ... Madam minta agar surat ini dibacakan saat pemakaman."Ravin langsung merebut dokumen itu, lalu membukanya dengan tergesa-gesa dan melihat tulisan tangan yang sangat dikenalnya itu.Itulah hadiah terakhir yang kutinggalkan untuk Ravin sebelum kematianku. Semakin dia membaca, rona wajahnya perlahan menghilang sampai akhirnya berubah menjadi abu-abu puca

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 8

    Saat Ruka diseret masuk oleh dua pengawal, dia masih terus berteriak, "Lepaskan aku! Aku putri Keluarga Harahap! Aku calon nyonya Keluarga Sirait!"Ravin duduk di sofa dengan aura mengerikan menyelimuti tubuhnya. Seluruh dirinya tampak seperti iblis yang baru keluar dari neraka."Calon nyonya Keluarga Sirait?" Dia tertawa pelan tanpa sedikit pun kehangatan dalam suaranya. "Ruka, dengan memanfaatkan kepercayaanku, kamu diam-diam menyakiti orang yang paling berarti bagiku. Apa kamu merasa sangat puas?"Jantung Ruka langsung berdebar keras. Dia memaksa diri tetap tenang, lalu mengeluarkan beberapa tetes air mata."Kak Ravin, apa yang kamu bicarakan? Apa Noah mengadukanku? Luka di tubuhnya itu karena berkelahi dengan anak-anak lain. Dia takut dimarahi, jadi malah menyalahkanku!"Dor! Suara tembakan menggema. Peluru melesat menggesek pipi Ruka, lalu menghancurkan pajangan di belakangnya.Ruka ketakutan sampai ambruk ke lantai. Pipi yang tergores terasa panas dan perih."Karena berkelahi?" R

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 7

    Ravin membawa jasadku kembali ke kamar kami. Dia membaringkanku di atas tempat tidur, lalu merapikan selimutku dengan hati-hati."Tutup gordennya. Ellen nggak bisa tidur kalau terlalu terang." Dia memberi perintah pada para pelayan dengan suara pelan, seolah-olah takut membangunkanku.Kemudian, dia duduk di sisi ranjang tanpa bergerak sedikit pun, terus menatapku. Seakan-akan kalau dia menatap cukup lama, aku akan tiba-tiba membuka mata dan bersikap manja padanya."Ellen, bukannya kamu selalu bilang ingin makan steik buatanku? Hari ini aku akan masak sendiri. Bangun dan coba sedikit ya?"Aku memandangnya dengan dingin saat dia terus berbicara sendiri.Di hari ulang tahunku, aku menunggunya sampai tengah malam, tetapi dia tidak pulang untuk membuat jamuan ulang tahunku. Yang kutunggu justru pemandangan dirinya dan Ruka bercumbu mesra di atas ranjang.Saat yang berada di hadapannya sekarang hanyalah tubuh tanpa jiwa, dia baru punya suasana hati untuk memasak?Saat itulah pintu kamar dido

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 6

    Ruka melangkah mendekat dengan sepatu hak tingginya sambil menutup hidung. Dia melirik jasadku di atas tandu, mengernyit dengan jijik, tetapi ada secercah kepuasan di matanya."Kak Ravin, benar 'kan, dia cuma akting. Ini pasti mayat pengganti yang dia cari. Demi membuatmu luluh, dia benar-benar licik sampai hal seperti ini pun sanggup dilakukan."Seolah-olah tersadar oleh ucapannya, Ravin mendadak menoleh dan menatapnya dengan tajam. Sorot matanya sangat menakutkan."Benar, ini palsu. Dia paling takut sakit, mana mungkin berani nembak diri sendiri? Cepat panggil dokter forensik sekarang juga! Cepat!"Aku pun spontan tertawa. Ya, dulu aku memang paling takut sakit. Bahkan kalau jariku hanya tergores sedikit, aku akan mengangkat tangan dan mencarimu untuk membalut lukaku.Namun, dibanding rasa sakit karena hati yang sudah mati, apa artinya rasa sakit saat peluru menembus kepala?Dokter forensik keluarga segera datang. Di bawah tatapan Ravin yang seperti ingin membunuh orang, dokter itu g

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 5

    Keesokan harinya, Abel buru-buru mencari Ravin yang saat itu sedang memeluk Ruka."Tuan, gawat! Panti asuhan terbakar kemarin malam! Kami ... kami menemukan jasad Madam di dalam reruntuhan ...."Kalimat Abel itu membuat seluruh udara di ruangan seolah-olah membeku.Tangan Ravin yang sedang memeluk Ruka langsung kaku. Beberapa detik kemudian, seolah-olah mendengar lelucon paling lucu di dunia, dia malah tertawa mengejek."Nyali Ellen makin besar saja. Sekarang dia bahkan berani memainkan trik pura-pura mati seperti ini? Benar-benar keterlaluan."Ruka segera menutup mulut, berpura-pura terkejut, tetapi rasa puas di matanya sama sekali tidak bisa disembunyikan."Kak Ellen juga terlalu kekanak-kanakan. Demi merebut perhatian, dia sampai membakar tempat dia dibesarkan sendiri. Benar-benar gila."Ucapan itu langsung menyulut amarah Ravin. Dia meraih gelas anggur di atas meja, lalu membantingnya keras ke lantai hingga pecah berserakan."Paman Abel, pergi beri tahu Ellen, trik seperti ini ngga

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 4

    "Ravin, kamu nggak boleh melakukan ini! Hidup ibu kepala panti bergantung pada obat itu. Kalau obatnya dihentikan, dia bisa meninggal!"Aku tak peduli rasa sakit dari darah yang kembali mengalir di punggung tanganku dan segera berjuang meraih tangannya. Ibu kepala panti adalah satu-satunya keluarga yang benar-benar mencintaiku di dunia ini. Aku tidak bisa kehilangan dirinya.Ravin langsung menepis tanganku. Setelah memberi instruksi kepada sanatorium untuk menghentikan obat itu, dia berbalik dan pergi dengan dingin, meninggalkanku dalam keputusasaan.Aku memaksa tubuhku yang lemah untuk pergi ke aula rapat keluarga, ingin terus memohon agar Ravin melanjutkan obat ibu kepala panti. Namun, begitu masuk, aku mendapati Ruka datang lagi ke rumah Keluarga Sirait dan duduk terang-terangan di sisi kanan Ravin, tempat dudukku.Awalnya kursi itu bahkan tidak ada. Dulu Ravin sengaja menyiapkannya khusus untukku sebagai bentuk pengakuan atas kontribusiku bagi Keluarga Sirait."Ellen, aku menyiapka

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 3

    Setelah kejadian menangkap basah perselingkuhan itu, aku benar-benar terpuruk. Tak lama kemudian, luka lamaku kambuh hingga aku pingsan di rumah.Begitu menerima telepon, wajah Ravin langsung pucat pasi. Dia menggenggam tanganku sambil menangis."Ellen, aku memang bajingan .... Tolong jangan tinggal

  • Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah   Bab 2

    Lima tahun lalu, baru saja Ravin menjadi bos mafia, dia langsung disergap oleh musuh.Saat itu aku baru saja dewasa dan keluar dari panti asuhan. Kebetulan aku melihatnya bersimbah darah. Setelah mengenalinya sebagai orang yang pernah membantu panti asuhan, entah dari mana datangnya keberanian itu,

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status